Banjir

Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air. Banjir sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis, yang pertama itu namanya banjir bandang, sedangkan yang kedua itu namanya banjir rob. Banjir bandang adalah banjir besar yangdatang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras yang bisa menghanyutkan benda-benda besar seperti kayu, rumah, dan sebagainya. Banjir ini disebabkan karena hujan yang terus-menerus sehingga air sungai menjadi meluap. Banjir rob adalah banjir yang diakibatkan oleh air laut yang pasang yang menggenangi daratan.

Banjir bisa terjadi karena ulah manusia ataupun pengaruh dari alam itu sendiri, berikut merupakan penyebab terjadinya benjir:
1. Penebangan hutan liar yang menyebabkan hutan gundul
2. Membuang sampah di aliran sungai sehingga aliran sungainya menjadi mampet
3. Pembangunan pemukiman di bantaran kali yang menyebabkan badan kali menjadi lebih sempit
4. Curah hujan yang tinggi
5. Berkurangnya lahan hijau/lahan kosong sehingga tanah tidak bisa menyerap air hujan

Pada 28 September 1887 terjadi banjir terdahsyat yang tercatat di dalam sejarah. Banjir tersebut terjadi di sungai Kuning, China. Naiknya air laut dan hujan deras yang berlangsung secara terus menerus selama berhari-hari menyebabkan bendungan yang terdapat di sungai Kuning itu meluap dan menimbulkan banjir besar dimana-mana. Karena datarannya yang relatif rendah, banjir ini dengan cepat menyebar ke daerah China bagian utara menyapu daerah pertanian dan pusat bisnis. Sekitar 2.000.000 orang kehilangan tempat tinggalnya dan korbannya dilansir mencapai 900.000-2.000.000. pada tahun 1931 sungai Kuning ini kembali meluap mengakibatkan jatuhnya korban jiwa sebanyak 1.000.000-4.000.000 nyawa. Kematian dalam jumlah yang luar biasa ini tidak hanya dikarenakan hanyut atau tenggelam disapu banjir, tetapi juga akibat wabah penyakit dan kelaparan.

Di indonesia, badan yang biasa menanggulangi korban dari bencana alam adalah BASARNAS( Badan SAR nasional). SAR itu sendiri merupakan kepanjangan dari Search And Rescue yang artinya pencarian dan pertolongan. Kita sendiri pun juga bisa membantu korban dari bencana alam dengan menyumbangkan beberapa barang yang berguna untuk korban bencana alam seperti pakaian, pembalut, popok bayi, selimut, makanan ringan, obat-obatan, dan sembako.

Dampak yang ditimbulkan oleh banjir itu sendiri dapat dibagi menjadi tiga, yaitu dampak primer, dampak sekunder, dan dampak tersier. Dampak primer yang diakibatkan oleh banjir yaitu, mampu merusak jembatan, mobil, bangunan, jalan raya, dan kanal. Dampak sekunder yang ditimbulkan oleh banajir berupa:
1. Persediaan air
Terjadinya banjir mengakibatkan air menjadi terkontaminasi sehingga air bersih menjadi langka.
2. Penyakit
Banjir mengakibatkan kondisi menjadi tidak higienis sehingga menyebabkan penyebaran penyakit.
3. Pertanian dan persediaan makanan
4. Transportasi
Jalur transportasi yang hancur mengakibatkan sulitnya mengirimkan bantuan darurat kepada orang orang yang membutuhkan.

Sementara itu, dampak tersier/ dampak jangka panjang yang terjadi akibat banjir adalah kesulitan ekonomi karena penurunan jumlah wisatawan, dan juga kehilangan sumber mata pencaharian. Sekian artikel yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan, saya pribadi mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Terimakasih.

Dibuat oleh:
Widya Anggun Damayanti

Daftar pustaka:
> Kelompokgeografi12.blogspot.co.id.
> Nirmansyah, Winzaldi. 2013. potret bencana alam terburuk. Bandung: CV Sanggabuana.

Admin

Post A Reply

000webhost logo