Gempa Bumi

Pengertian Gempa Bumi
Seperti yang kita ketahui, gempa bumi adalah salah satu fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia. Gempa bumi terjadi dikarenakan adanya gerakan mendadak di dalam Bumi, dibawah permukaan sampai kedalaman sekitan 600 km (ingatlah bahwa Bumi mempunyai jari-jari sekitar 6371 km).

Penyebab Terjadinya Gempa
Gempa bumi terjadi akibat adanya lempengan bumi yang saling bertabrakan, bergeseran, atau menjauhi. Gempa bumi seringkali menghasilkan sebuah kekuatan yang amat dahsyat, dan hasil kerjanya pun akan sangat menakutkan. Beberapa gempa bumi mampu melepaskan energi sebesar 10.000 kali lebih besar dari kekuatan bom atom. Dari sumber-sumber yang saya temukan, gempa bumi berasal dari patahan yang bergeser, di mana patahan yang dimaksud adalah cacat pada batuan bumi bagian terluar yang saling berpisah. Patahan ini biasanya terjadi pada lapisan batuan bumi yang lunak.

Proses Terjadinya Gempa Bumi
Semua berawal di bawah permukaan bumi, jauh di bawah permukaan tanah. Titik di Bumi di mana batuan pecah kali pertama disebut dengan fokus atau hiposenter. Dari fokus, pecahan batuan akan menyebar di sepanjang patahan. Kecepatan penyebaran batuan bergantung pada jenis batuannya sendiri. Rata-rata sebuah retakan akan menyebar lebih dari 560 km (dengan satu arah) dalam waktu kurang dari 3 menit. Ketika patahan tersebut meluas, bongkahan batuan pada salah satu sisi akan turun di bawah batuan lainnya, berada di atas dan saling bersinggungan.
Ketika gempa bumi terjadi, batuan akan pecah dengan kekuatan yang besar dan melepaskan energi rambatan dalam bentuk getaran. Energi yang dimaksud adalah gelombang seismik. Gelombang seismik keluar dari fokus gempa bumi menuju segala arah. Ketika gelombang rambatan menjauhi titik fokus, kekuatannya akan melemah. Dengan fenomena seperti ini, manusia mencari bagaimanakah cara untuk mengetahui akan adanya gempa.

Cara Mengetahui Datangnya Gempa
Cara yang pertama adalah melalui sikap binatang, karena binatang sering bereaksi sebelum terjadinya gempa bumi. Ada pula yang mengetahui akan terjadinya gempa melalui fisiologi yang berhubungan dengan panca indera binatang.

Catatan Sejarah Gempa Bumi yang Telah Terjadi
Gempa bumi sudah lama terjadi, dan fenomena alam ini terjadi dengan skala yang berbeda-beda. Pada 11 Maret 2011 terjadi gempa bumi di Jepang berskala 9,0 Skala Ritcher. 26 Oktober 2010, gempa Bumi di Mentawai berskala 7,2 Skala Ritcher. Pada tanggal 16 Juni 2010 terjadi gempa Bumi berskala 7,1 Skala Ritcher mengguncang Biak, Papua. Dari sumber yang saya baca, terdapat 38 peristiwa gempa Bumi besar yang tercatat dari tahun 1923 sampai tahun 2011.

Skala Ritcher
Mungkin “Skala Ritcher” merupakan kata yang tidak asing lagi bagi Anda. Skala Ritcher merupakan skala standar yang digunakan dalam menghitung kekuatan gempa bumi. Skala ini lebih sering digunakan dikarenakan ketelitiannya. Skala Ritcher dihitung berdasarkan magnitudo atau jumlah energi yang dilepaskan. Skala Ritcher dibuat oleh seorang ahli geofisika Amerika, Charles Francis Ritcher.

Masing-masing angka dalam skalanya menyatakan gaya 32 kali lebih kuat daripada angka sebelumnya. Misalnya gempa dengan magnitudo 6 adalah 32 kali lebih kuat daripada magnitudo 5. Ketika terjadi gempa, gerakan dalam tanah diteruskan kepada seismograf sehingga muncullah grafik berupa garis zig-zag yang berhubungan dengan pergerakan tanah. Selain Skala Ritcher, ada juga yang disebut dengan Skala Mercalli.
Pada akhirnya, gempa bumi bukanlah suatu fenomena alam yang dapat disepelekan, karena banyak kejadian gempa bumi yang memakan banyak korban. Karena itu, kita harus selalu berhati-hati dalam menghadapi segala fenomena alam. Lihatlah tanda-tanda dari sekeliling Anda, baik berita maupun kondisi alam di sekitar Anda. Saya berharap semoga artikel saya dapat meningkatkan kewaspadaan Anda mengenai gempa bumi. Saya menyadari bahwa artikel ini jauh dari sempurna, kiranya pembaca dapat memberikan kritikan dan saran yang membangun untuk saya kedepannya. Terima kasih.

Dibuat oleh : Althavida Riris
Daftar Pustaka :
Pusparini, Sari. 2011. Gempa Bumi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya
Ambarjaya, Beni. 2013. Gempa Bumi. Bandung : Putra Setia
Nirmansyah, Winzaldi. 2013. Potret Bencana Alam Terburuk. Bandung : CV. Sanggabuana

Admin

Post A Reply

000webhost logo