Noctilucent Clouds

Apakah kalian sering mengamati langit malam? Apa yang sering kalian lihat ketika matahari sudah tenggelam di barat? Ketika langit sudah gelap biasanya kalian hanya melihat Bulan, Bintang, dan mungkin Planet tertentu yang bercahaya. Namun, di atas langit kita tempat berdiri ini, terdapat fenomena alam yang cukup unik, yaitu munculnya awan yang dapat bercahaya seperti bulan (dengan memantulkan cahaya matahari), awan tersebut disebut Noctilucent Clouds. Pada artikel ini, saya akan menjelaskan sedikit tentang Noctilucent Clouds.

Apa itu Noctilucent Clouds?

Noctilucent cloud berasal dari 3 kata, yaitu nocturn (malam) lucent (bercahaya) dan cloud (awan), yang berarti awan bercahaya pada malam hari. Awan Noctilucent adalah awan tipis berwarna putih keperakan dan memiliki nama lain yaitu Polar Mesospheric Clouds (PMS). Awan ini berada di ketinggian 80-85 km (sekitar 50-53 mil) di bawah Mesopause, bagian terdingin dari atmosfer.

Awan Noctilucent terdiri dari kristal es yang sangat kecil dengan diameter sekitar 0,1 mikron (1/10.000 mm). Awan Noctilucent hanya dapat terbentuk ketika suhu mesopause sangat rendah. Suhu yang rendah ini biasanya terjadi antara pertengahan bulan Mei hingga pertengahan bulan Agustus. Pembentukan awan ini membutuhkan kombinasi dari suhu yang rendah, uap air dan inti es yang dapat tumbuh. Awan Noctilucent diperkirakan akan terlihat lebih sering dan lebih cerah di daerah yang rendah.

Kita dapat melihat awan Noctilucent dikarenakan oleh sinar matahari yang tersebar oleh kristal yang cukup untuk menunjukkan efek warna-warni dari pembiasan cahaya matahari tersebut. Warna tersebut muncul pada langit yang gelap yang masih diterangi oleh sinar matahari. Warna biru yang muncul kemungkinan merupakan hasil dari penyerapan cahaya berwarna merah oleh lapisan ozon di stratosfer. Kadang-kadang warna yang muncul adalah merah dan emas yang merupakan hasil dari cahaya matahari yang rendah yang menerangi mereka. Namun ada juga awan Noctilucent yang berwarna hijau.

Noctilucent cloud mendapatkan kristal-kristalnya dari kristal es awan di lapisan bawahnya yang terbawa ke ketinggian, juga kristal pasir yang berasal dari debu aktifitas vulkanik, komet atau meteor yang melintas. Jejak asap roket atau bahkan kristal-kristal es yang terjadi di gurun saat malam.

Noctilucent Cloud jarang terjadi di daerah tropis dan subtropis. Tetapi biasa terjadi di daerah beriklim sedang dan dingin. Karena suhu di langit daerah itu cukup dingin untuk menjaga kristal-kristal es ini dalam bentuk dan kesatuannya dari panas sinar matahari yang dibiaskannya.

Dibuat oleh:
Latif Raditya Rusdi

Daftar Pustaka:
http://bowoprima.blogspot.co.id/2013/05/fenomena-awan-bercahaya-pada-malam-hari.html
http://uniqity.blogspot.co.id/2015/05/awan-cerah-di-malam-hari-noctilucent.html
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Noctilucent_clouds

Admin

Post A Reply

www.000webhost.com